Insulinoma : Penyebab, Gejala, Pengobatan dan Pencegahan Insulinoma (Tumor Pankreas)

Posted on

Tumor Pankreas (Insulinoma) – Pankreas merupakan organ yang berperan dalam proses metabolisme tubuh. Pankreas adalah organ sistem pencernaan yang memproduksi hormon insulin yang dibutuhkan tubuh untuk mengatur kadar gula dalam darah. Apabila pankreas mengalami gangguan maka akan menyebabkan penurunan kadar gula atau hipoglikemia. Hipoglikemia ini bisa merupakan tanda adanya pertumbuhan sel abnormal atau tumor pada pankreas yang biasa disebut dengan insulinoma.

Baca Juga : Kanker Pankreas

Pengertian Tumor Pankreas (Insulinoma)

Insulinoma adalah tumor jinak yang tumbuh di pankreas. Ukuran tumor pankreas sangat kecil dengan diameter kurang dari 2 cm.

Insulinoma memiliki kemungkinan sangat kecil berkembang menjadi kanker tapi kemungkinan lebih tinggi menjadi kanket apabila penderita memiliki gangguan neoplasia pada kelenjar endokrin lainnya.

Adanya tumor pada pankreas akan meningkatkan produksi insulin berlebih meski saat tidak dibutuhkan. Akibatnya, penderita insulinoma akan mengalami penurunan kadar glukosa secara drastis dan menyebabkan hipoglikemia yang serius.

Penyebab dan Faktor Risiko Insulinoma

Penyebab insulinoma ini belum diketahui secara pasti, tapi biasanya tumor pankreas banyak dialami oleh wanita dibandingkan pria dengan rentang usia 40-60 tahun.

Berikut ini beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami insulinoma, diantaranya:

  • Multiple endocrine neoplasia tipe 1 atau sindrom Werner, yaitu penyakit langka di mana tumor tumbuh pada kelenjar endokrin, usus, dan lambung.
  • Neurofibromatosis tipe 1, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel terganggu sehingga tumor tumbuh di jaringan saraf dan kulit.
  • Tuberous sclerosis, yaitu tumor nonkanker yang berkembang di banyak tempat, seperti otak, mata, jantung, ginjal, paru-paru, atau kulit.
  • Sindrom Von Hippel-Lindau, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan tumbuhnya sekumpulan tumor atau kista (kantong yang berisi cairan) di sejumlah organ, seperti kelenjar adrenal, pankreas, ginjal, dan saluran kencing.

Tanda dan Gejala Insulinoma

Gejala yang dialami penderita berbeda mulai dari ringan hingga berat (parah). Secara umum gejala insulinoma, diantaranya yaitu:

  • Pusing.
  • Lemah.
  • Berkeringat.
  • Lapar.
  • Penglihatan kabur atau ganda.
  • Berat badan naik secara tiba-tiba.
  • Suasana hati (mood) sering berubah-ubah.
  • Merasa bingung, cemas, dan mudah marah.
  • Tremor (gemetar).
  • Diare.
  • Nyeri perut atau punggung.
  • Penyakit kuning (ikterus).
  • Kejang.
  • Jantung berdebar.
  • Koma.

Baca Juga : Kanker Lambung

Cara Mendiagnosis Insulinoma

Untuk dapat mendiagnosis insulinoma, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan tes darah untuk memeriksa kadar gula darah dan juga insulin. Tujuan dilakukan tes darah yaitu:

  • Untuk melihat hormon yang menganggu produksi insulin
  • Untuk melihat obat-obatan yang dapat memicu pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin
  • Untuk melihat protein yang berfungsi menghambat produksi insulin.

Jika hasil tes darah mengarah pada insulinoma, dokter akan menyarankan pemeriksaan lanjutan. Pada pemeriksaan lanjutan, pasien akan diminta berpuasa selama 48-72 jam. Pasien akan menjalani rawat inap di rumah sakit agar gula darah bisa terus dipantau oleh dokter. Dokter akan memantau kadar gula dan insulin pasien tiap 6 jam. Rasio pemeriksaan ini akan dinilai dokter dan menjadi dasar untuk mendiagnosis insulinoma. Pemeriksaan CT scan atau MRI juga digunakan untuk membantu dokter dalam menentukan lokasi dan ukuran tumor.

Jika tumor tidak bisa ditemukan melalui kedua prosedur tersebut, diagnosis bisa dilakukan melalui prosedur USG endoskopi. Pada prosedur ini, dokter akan memasukkan alat khusus berupa selang fleksibel yang cukup panjang ke dalam mulut hingga mencapai lambung dan usus kecil pasien. Alat tersebut akan menghasilkan dan mengubah gelombang suara menjadi gambaran visual, untuk melihat kondisi di dalam perut, terutama pankreas.

Setelah lokasi tumor ditemukan, dokter dapat mengambil sedikit jaringan tumor sebagai sampel. Nantinya, sampel ini digunakan untuk menentukan apakah tumor di pankreas tersebut bersifat kanker atau tidak.

Pengobatan Insulinoma

Langkah utama yang dilakukan untuk mengobati insulinoma adalah tindakan operasi. Teknik operasi yang dilakukan berupa laparoskopi maupun bedah terbuka. Laparoskopi dilakukan jika tumor yang tumbuh hanya satu. Pada laparoskopi, dokter bedah akan membuat sayatan kecil di perut pasien dan memasukkan alat khusus berupa selang dengan kamera kecil di ujungnya yang membantu dokter dalam melakukan pengangkatan tumor.

Sedangkan, pada insulinoma yang memiliki beberapa tumor, operasi dilakukan dengan bedah terbuka untuk mengangkat sebagian pankreas yang ditumbuhi tumor. Paling tidak, pankreas perlu disisakan 25% untuk menjaga fungsi pankreas dalam memproduksi enzim pencerna makanan.

Sekitar 10% dari insulinoma bersifat ganas (kanker), sehingga operasi pengangkatan tumor saja tidak cukup untuk mengobatinya. Pengobatan tambahan untuk menangani insulinoma yang bersifat ganas diantaranya:

  • Krioterapi, yaitu prosedur yang menggunakan cairan khusus untuk membekukan dan mematikan sel kanker.
  • Ablasi radiofrekuensi, yaitu pengobatan menggunakan gelombang panas yang ditembakkan langsung ke sel-sel kanker untuk membunuhnya.
  • Kemoterapi, yaitu terapi penyakit kanker dengan pemberian obat untuk mematikan sel kanker.

Baca Juga : Batu Empedu

Pencegahan Insulinoma

Cara mencegah penyakit insulinoma ini belum diketahui. Namun, perlu dilakukan usaha untuk menjaga kadar gula darah dalam batas normal. Usaha yang bisa dilakukan dengan mengurangi konsumsi daging merah, mengkonsumsi buah dan sayuran, berolahraga secara rutin dan juga berhenti merokok.

Komplikasi Insulinoma

Komplikasi insulinoma yang dapat terjadi, diantaranya yaitu:

  • Kambuhnya insulinoma, khususnya pada pasien yang memiliki tumor lebih dari satu.
  • Peradangan dan pembengkakan pankreas.
  • Hipoglikemia yang makin parah.
  • Penyebaran tumor ganas (kanker) ke bagian tubuh lain.
  • Diabetes.

Demikian artikel tentang penyakit insulinoma (tumor pankreas). Semoga bermanfaat